Marcella dari Roma (410) Putri dari keluarga terkemuka Roma, ia dinikahkan meskipun ia enggan, namun menjanda setelah kurang dari satu tahun. Mengikuti teladan nabiah Anna, ia membaktikan masa jandanya kepada Tuhan dan mengubah rumah mewahnya di Roma menjadi sebuah biara, tinggal di sana dalam asketisme (asceticism) yang ketat. "Ketika Gereja terkoyak oleh kontroversi mengenai doktrin-doktrin Origenes, Santa Marcella berdiam diri untuk sementara waktu tetapi, setelah memutuskan untuk memperjuangkan kebenaran Ortodoksi, dan mempertahankan sikap yang manis serta lembut dalam pertukaran argumen, ia berhasil membungkam argumen para sesat." (Ormylia Synaxarion) Ketika bangsa Goth menyerbu dan menjarah Roma pada tahun 410, mereka menerobos masuk ke rumahnya. Marcella menerima mereka dengan tenang, tetapi ketika mereka menuntut uang, ia menjawab bahwa tidak ada orang berpakaian seburuk dirinya yang dapat diharapkan memiliki uang. Mendengar hal ini, para penyerbu memuk...