Martir Suci Agnes dari Roma (sekitar 304)
Beliau adalah seorang perawan dari kelahiran bangsawan yang tinggal di Roma selama masa pemerintahan Diocletian. Beliau menjadi martir pada usia dua belas tahun. Sejak usia dini beliau mencintai kesucian ("Agne", asal mula namanya, berarti "murni" atau "suci" dalam bahasa Yunani). Kemurniannya menjadi begitu terkenal sehingga beliau dicari oleh banyak wanita Roma, yang beliau nasihati untuk menerima Kristus sebagai satu-satunya Tuhan yang benar, dan untuk menghormati-Nya dengan kesucian mereka. Karena hal ini beliau pada waktunya ditangkap dan dibawa ke hadapan Prefek Kota. Ketika beliau menolak untuk menyangkal Kristus, Prefek menyerahkannya ke rumah pelacuran; tetapi setiap orang yang mencoba melanggarnya secara misterius dicegah, dan satu penyerang yang sangat jahat dan cabul secara ajaib tewas seketika. Di hadapan tentara Prefek, Agnes berdoa kepada Tuhan dan pria yang mati itu dihidupkan kembali. Banyak penonton pagan, dan Prefek sendiri, berseru "Besar adalah kuasa orang Kristen!". Tetapi yang lain mengklaim bahwa Agnes telah melakukan keajaiban ini melalui sihir dan harus dibunuh. Prefek memerintahkan agar beliau dibakar sampai mati. Beliau menyerahkan nyawanya dengan tenang dan dengan doa di bibirnya. Beberapa orang Kristen mengumpulkan relikuinya dan menempatkannya di sebuah makam di mana sebuah gereja megah kemudian dibangun. Relikui suci Santo Agnes tetap menjadi sumber penyembuhan hingga hari ini.
Semoga syafaat dari para kudus hari ini menguatkan perjalananmu menuju Kristus.
---
Marchell Evangelistic Ministries
Komentar
Posting Komentar