Nabi Suci Zakharia (Abad ke-6 SM)
Ia termasuk di antara mereka yang kembali ke Yerusalem dari pembuangan Babel, menyusul dekrit Koresh pada tahun 538 SM. Bersama Nabi Hagai (16 Desember), ia mulai bernubuat di Yerusalem pada tahun 520, untuk mendorong orang-orang Yahudi kembali ke tugas mereka membangun kembali Bait Suci, yang telah mereka tinggalkan karena keputusasaan.
Pelayanan kenabiannya dijelaskan baik dalam Kitab Ezra maupun dalam kitab Perjanjian Lama yang menyandang namanya. Nubuat-nubuatnya, selain berbicara mengenai situasi di mana ia hidup, dipenuhi dengan nubuatan tentang kedatangan, dan kedatangan kedua, Kristus. Namanya berarti "Tuhan termasyhur." Sejarah Gerejawi Sozomen melaporkan bahwa di bawah Kaisar Honorius, relikui suci Zakharia ditemukan melalui wahyu ilahi di Palestina, dan ditemukan dalam keadaan tidak rusak (utuh).
Semoga syafaat dari para kudus hari ini menguatkan perjalananmu menuju Kristus.
---
Marchell Evangelistic Ministries
Komentar
Posting Komentar