Santo Filipus, Metropolit Moskow (1569)
Ia lahir pada tahun 1507 dari keluarga bangsawan dan sempat mengabdi sebentar di istana kerajaan. Pada usia tiga belas tahun, ia masuk ke Biara Solovki di Laut Putih, yang terletak di dalam Lingkaran Arktik. Di sana ia hidup dalam asketisme yang ketat dan akhirnya menjadi Abas (Kepala Biara). Melalui jerih payah dan doa-doanya, biara tersebut segera menjadi pusat spiritualitas dan budaya di seluruh wilayah itu. Kemasyhurannya menarik perhatian Tsar Ivan IV ("Ivan yang Mengerikan"), yang pada tahun 1566 mengangkatnya menjadi Metropolit Moskow, meskipun hal itu sangat bertentangan dengan keinginan sang Abas.
Tsar Ivan menghormati Filipus ("seperti Herodes menghormati Santo Yohanes Pembaptis," menurut Great Horologion), dan ia telah menjadi dermawan yang murah hati bagi Biara Solovki. Namun, tidak lama setelah Metropolit Filipus dilantik, ia mulai menegur Tsar atas pemerintahan brutal yang diberlakukannya kepada rakyat. Meskipun menerima banyak peringatan dan ancaman dari Tsar, sang Uskup suci menolak untuk diam menghadapi ketidakadilan yang masif. Ia mengatakan kepada Ivan bahwa ia tidak pernah mencari jabatan Metropolit dan hanya ingin hidup tenang di Solovki; namun karena sekarang ia adalah gembala bagi kawanannya, ia tidak bisa tetap diam. "Aku tidak dapat mematuhi perintahmu melampaui perintah Allah. Aku berdiri demi apa yang benar dan adil dan akan terus melakukannya, meskipun aku harus kehilangan jabatanku dan menderita siksaan terburuk; jika tidak, iman kita akan sia-sia, dan sia-sia pula jabatan apostolik ini".
Akhirnya, Tsar mengumpulkan berbagai saksi palsu untuk melawan sang Metropolit dan mengadakan konsili untuk menjatuhkannya pada tahun 1568. Santo Filipus dijatuhi hukuman dan dipenjarakan di Moskow, tetapi tak lama kemudian Tsar, yang takut akan kasih rakyat terhadap uskup mereka, mengirimnya ke sebuah biara di Tver. Di sana ia hidup terkurung dan dalam kesulitan yang besar.
"Pada tanggal 23 Desember 1569, seorang utusan kerajaan datang meminta berkat sang Metropolit untuk ekspedisi Tsar ke Novgorod. Santo Filipus menyuruhnya untuk melakukan apa yang menjadi tujuannya datang ke sana, lalu mengangkat tangannya dalam doa kepada Allah. Utusan Tsar tersebut menyerangnya dan membekap sang Hirarki suci dengan bantal hingga tewas. Pada tahun 1591, relikuinya dipindahkan ke Solovki, dan pada tahun 1652 ke Katedral Dormisi di Moskow; banyak mukjizat terjadi melalui relikui sucinya" (Great Horologion).
Semoga syafaat dari para kudus hari ini menguatkan perjalananmu menuju Kristus.
---
Marchell Evangelistic Ministries
Komentar
Posting Komentar