Ibu Suci Kita: Brigidia dari Kildare (524)
Namanya juga dieja Brigit atau Bridget; ia dianggap setara dengan St. Patrick (17 Maret) sebagai pelindung Irlandia. Ia lahir di Ulster dari keluarga bangsawan Irlandia yang telah dikonversi oleh St. Patrick. Ia memiliki kecantikan yang luar biasa, dan ayahnya berencana untuk menikahkannya dengan Raja Ulster. Namun, pada usia enam belas tahun, ia memohon kepada Tuhannya, Yesus Kristus, untuk menjadikannya tidak menarik, sehingga tidak ada yang mau menikahinya dan ia dapat membaktikan dirinya kepada-Nya saja. Segera setelah itu, ia kehilangan satu matanya dan diizinkan untuk memasuki biara. Pada hari ia mengikrarkan nazar biara, ia disembuhkan secara ajaib dan kecantikan aslinya dipulihkan.
Di dekat Dublin, ia membangun sebuah sel (kamar biara) di bawah pohon ek, yang disebut Kill-dara, atau Sel Pohon Ek. Tak lama kemudian, tujuh wanita muda lainnya bergabung dengannya dan mendirikan biara Kildare, yang seiring berjalannya waktu menjadi kota katedral Kildare. Biara tersebut berkembang pesat dan menjadi biara ganda dengan pemukiman bagi laki-laki maupun perempuan, di mana posisi Abdis (Abbess) berperingkat di atas Abas (Abbot); dari sana, beberapa biara lain didirikan di seluruh Irlandia. (Komunitas biara gabungan laki-laki dan perempuan hampir tidak dikenal di Timur, tetapi umum terjadi pada zaman keemasan Gereja Irlandia).
Sang Santa meramalkan hari kematiannya dan beristirahat dengan damai pada tahun 524, meninggalkan Aturan Monastik (Monastic Rule) untuk mengatur semua biara di bawah asuhannya. Selama Abad Pertengahan, penghormatan (veneration) terhadapnya menyebar ke seluruh Eropa.
Semoga syafaat dari para kudus hari ini menguatkan perjalananmu menuju Kristus.
---
Marchell Evangelistic Ministries
Komentar
Posting Komentar