Bapa Suci Kita John Kalyvites (Si Penghuni Gubuk) (Sekitar 450)
Ia adalah putra dari Eutropius, seorang senator terkemuka, dan Theodora, yang tinggal di Konstantinopel. Pada usia dua belas tahun, ia diam-diam melarikan diri dari rumah, tidak membawa apa-apa selain sebuah Kitab Injil bersamanya. Memasuki Biara Orang-orang yang Tidak Tidur di kota itu, ia menyerahkan diri dengan penuh semangat pada kehidupan doa, penyangkalan diri, dan ketaatan. Selama tiga tahun ia hanya makan pada hari Minggu setelah menerima Komuni, dan menjadi begitu kurus dan kuyu sehingga ia tidak lagi menyerupai bangsawan muda yang dulu masuk ke biara tersebut.
Disiksa oleh kerinduan untuk melihat orang tuanya, tetapi tidak mau melepaskan perjuangan asketiknya, ia meninggalkan biara dengan berkat Abbasnya, mengenakan pakaian compang-camping pengemis, dan tinggal di sebuah gubuk reyot di dekat gerbang rumah orang tuanya. Di sini ia tinggal, diolok-olok oleh mereka yang dulunya adalah pelayannya dan dipandang rendah oleh orang tuanya sendiri, yang tidak lagi mengenali dirinya.
Setelah tiga tahun, Kristus menampakkan diri kepadanya dan memberitahunya bahwa ajalnya sudah dekat, dan bahwa dalam tiga hari malaikat-malaikat akan datang untuk membawanya pulang. John mengirim pesan kepada orang tuanya, meminta mereka untuk mengunjungi gubuknya. Dalam kebingungan, mereka datang, dan John, dengan menunjukkan kepada mereka Kitab Injil yang telah mereka berikan kepadanya sewaktu kecil, mengungkapkan kepada mereka bahwa ia adalah putra mereka, dan bahwa ia akan segera meninggal. Mereka memeluknya, bersukacita atas pertemuan kembali mereka tetapi menangis karena kepergiannya dari kehidupan ini. Segera, ia menyerahkan kembali jiwanya kepada Tuhan.
Seluruh kota Konstantinopel tergerak oleh kisah tersebut, dan kerumunan besar orang datang ke upacara pemakaman John. Sebuah gereja kemudian dibangun di lokasi gubuknya, dan banyak mukjizat terjadi di sana melalui doa-doa sang Santo.
Semoga syafaat dari para kudus hari ini menguatkan perjalananmu menuju Kristus.
---
Marchell Evangelistic Ministries
Komentar
Posting Komentar