Bapa Suci Kita Hilary, Uskup Poitiers (369)
"Hierarki suci Hilary lahir dari orang tua pagan di Galia, dan dilatih dalam bidang filsafat dan retorika. Pada saat paganisme masih kuat di Galia, Santo Hilary memahami kepalsuan politeisme, dan menjadi seorang Kristen serta pembela agung bagi iman barunya. Sekitar tahun 350 ia ditahbiskan menjadi Uskup Poitiers, ketika Arles dan Milan berada di tangan kaum Arian dan Constantius yang berpaham Arian adalah kaisar tunggal. Seperti rekan sejawatnya Santo Athanasius, masa jabatan uskup Santo Hilary adalah satu perjuangan panjang melawan kaum Arian. Sebagai Uskup Poitiers, Santo Hilary telah melihat masa depan keagungan Martin (lihat 12 Nov), dan menghubungkan Martin dengan dirinya sendiri.
Pada tahun 355, ketika diminta untuk menyetujui penghukuman Santo Athanasius oleh Konsili Milan, Hilary menulis surat kepada Constantius yang mengecam kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh kaum Arian dan meminta, antara lain, pemulihan para uskup Ortodoks, termasuk Athanasius. Karena hal ini, Hilary diasingkan ke Asia Kecil, di mana ia menulis karya terbesarnya, On the Trinity (Tentang Tritunggal). Santo Hilary kembali ke takhtanya pada tahun 360, di mana Santo Martin mencarinya kembali. Pada saat itulah Santo Hilary memberkati Martin untuk mendirikan sebuah biara di dekat Poitiers, tempat Martin tinggal sampai ia ditahbiskan menjadi Uskup Tours pada tahun 371.
Di tahun-tahun terakhirnya, Santo Hilary berjuang untuk penggulingan Auxentius, Uskup Arian di Milan, namun dengan berpura-pura melakukan pengakuan Ortodoks, Auxentius tetap mempertahankan takhtanya. Santo Hilary beristirahat dalam damai sekitar tahun 368. Auxentius meninggal pada tahun 374 dan digantikan oleh Santo Ambrosius, yang melanjutkan perjuangan Santo Hilary melawan Arianisme." (Great Horologion, diadaptasi).
Semoga syafaat dari para kudus hari ini menguatkan perjalananmu menuju Kristus.
---
Marchell Evangelistic Ministries
Komentar
Posting Komentar